HRM: memusatkan data karyawan dan penggajian dalam satu sistem
Pengelolaan SDM melibatkan banyak hal: data karyawan, kehadiran, cuti, lembur, hingga gaji. Ketika setiap bagian dicatat di tempat berbeda, perhitungan payroll kerap memakan waktu dan rawan kesalahan. HRM Mentaya membantu menyatukan data SDM dan penggajian dalam satu alur.
Mengapa modul HRM diperlukan
Gaji adalah biaya yang besar dan sensitif. Perhitungan yang salah bisa memunculkan keluhan dan konflik. Dengan data kehadiran, potongan, dan tunjangan yang terpusat, proses payroll lebih cepat dan dapat diaudit.
Fitur HRM yang biasa digunakan
- Data master karyawan dengan riwayat kontrak dan jabatan.
- Pencatatan kehadiran dan pengajuan cuti/izin yang jelas.
- Perhitungan lembur dan komponen gaji bulanan otomatis.
- Penggajian dengan slip gaji yang dapat disampaikan digital.
- Pengelolaan kenaikan jabatan, mutasi, dan masa kerja.
- Laporan payroll, ketidakhadiran, dan biaya SDM bulanan.
Contoh alur kerja penggajian
Alur yang umum adalah pemutakhiran data karyawan, rekapitulasi kehadiran, perhitungan komponen gaji, persetujuan, hingga penerbitan slip gaji. Data pinjaman karyawan dan potongan lain juga tercatat dalam satu proses.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah payroll dapat menangani lembur dan potongan?
Bisa. Komponen seperti lembur, potongan, dan tunjangan diatur dan dihitung dari data yang terekam setiap bulan.
Apakah slip gaji dibagikan kepada karyawan?
Dapat dikirim dalam bentuk digital atau dicetak sesuai kebiasaan perusahaan.
Apakah modul HRM dapat melacak cuti dari tahun ke tahun?
Bisa. Saldo cuti dan riwayat pengambilan tersimpan, membantu perencanaan dan kepatuhan terhadap kebijakan.
Apakah cocok untuk perusahaan dengan banyak cabang?
Cocok. Data karyawan dapat dikelompokkan per cabang, divisi, atau departemen dengan tetap menghasilkan laporan gabungan.